Kota Da Lat – Paris Mini di Asia Tenggara

Posted by & filed under Vietnam Travel Guide.

Bagi wisatawan berjiwa romantis, Paris masih menjadi destinasi impian yang harus dikunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Tapi, biaya perjalanan ke sana tidak murah, karena Paris merupakan salah satu kota termahal di dunia. Kalau saat ini kamu belum bisa pergi ke Paris, kenapa tidak mengunjungi Paris Mini alias kota Dalat di Vietnam saja? Sekilas melihat foto Dalat,  kamu pasti tidak menyangka kalau kota ini masih berada di kawasan Asia Tenggara yang tidak jauh dari Indonesia. Bukan hanya karena pemandangan cantik yang mirip kota Paris serta daerah pedesaan Prancis, cuaca unik yang sejuk hampir sepanjang tahun di Dalat pun membuat turis betah menghabiskan waktunya di sini.

Kota Da Lat di propinsi Lam Dong, jarak 300km dari kota Ho Chi Minh. Kalau naik mobil akan makan waktu sekitar 7 – 8 jam. Kalau naik pesawat hanya sekitar 30 menit, setelah itu naik taxi sekitar 30 menit lagi dari bandara ke pusat kota. Kota Da Lat terletak di daratan tinggi, ketinggian 1500m dari permukaan laut jadi cuacanya selalu sejuk.

Da Lat dicari oleh doktor Yesin pada tahun 1893 (waktu itu Vietnam masih diduduki oleh kolonialisme Perancis). Tidak perlu heran melihat Dalat yang menyerupai daerah pedesaan Prancis. Sebagian besar villa dan rumah di sini memang sudah dibangun sejak zaman kolonialisme Prancis pada tahun 1890-an lalu, di mana Dalat difungsikan sebagai daerah peristirahatan mereka. Kamu bisa melihat arsitektur khas Prancis di banyak bangunan kota Dalat seperti Da Lat Palace hotel, Universitas Pedagogi, Gereja pusat, Stasiun kereta api, Bao Dai Palace I, II dan III (keraton yang peristirahatan raja yang akhir Vietnam)… Bangunan-bangunan ini masih mantap sampai hari ini, sudah menjadi bangunan sangat khas dan bertanda sejarah bagi orang Vietnam untuk ingat tentang waktu 61 tahun yang diduduki oleh orang Perancis.

Kota Da Lat ada 4 musim dalam 1 hari: musim semi pada pagi, musim panas pada siang, musim gugur pada sore dan musim dingin pada malam. Ini sudah menjadi hal yang unik di Da Lat menarik ribuan wisatawan ke sini. Udara sejuk di sini adalah kondisi ditanam ribuan jenis bunga berwarna-warni, ribuan sayuran segar, hutan pinus yang keluasan dan kehijauan. Pada pagi-pagi, embun di daun-daun dan sinar matahari terbit di muka danau menjadi pemandangan menawan jiwa manusia, baik sangat indah maupun romantic. Jadi kota kecil ini sudah dipilih oleh banyak orang jadi tempat istirahat honey moon dan menphoto pre-wedding.

Da Lat indah pada hari hujan juga, juga menjadi unik di sini. Hujan di Da Lat diiringi udara dingin buat kita sangat mengantuk, mau tidur sepanjang hari. Bayangan Anda berbaring di kasur yang halus, melihat hujan dituangkan di luar jendela, bungkus selimutnya dalam cuaca dingin, kemudian tenggelam kemimpian dengan malas. Betul, ini salah satu kerasaan wisatawan mau mencoba waktu ke Da Lat: kerasaan diam dan kedamaian.

Kemungkinan udara di sini membuat penduduk setempatnya diaruhi. Orang disini sangat ramah dan lemah lembut. Kehidupan mereka juga pelan-pelan, tidak berdesak-desakan dan tidak berisik juga. Ini kota satu-satunya di Vietnam tidak ada lampu lalu lintas. Da Lat juga adalah salah satu daerah yang ada perempuan paling cantik di Vietnam karena perempuan di sini berkulit putih dan halus, baik cantik maupun suaranya lembut.

Kuliner juga hal menarik di Da Lat dengan ratusan makanan local, utara makanan panas yang menghangat badan kita dalam cuaca dingin begini: hot pot, pizza bakar Vietnam, susu kedelai panas, jagung bakar, baso dan sosis panggang atau telur rebus… Pada malam hari berkunjung ke Dalat Night Market adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan. Seperti pasar malam pada umumnya, segala macam barang dijual disini termasuk pernak-pernik untuk oleh-oleh. Selain itu yang menarik perhatian kita adalah adanya tempat-tempat penyewaan sepeda tandem (sepeda bertempat duduk dua) di sekitar danau dan dekat pasar malam. Mengayuh sepeda berdua dengan pasangan, menikmati udara sejuk kota kecil yang romantis ini sungguh suatu pengalaman tak terlupakan.

Dalat juga di panggil kota ribuan bunga (karena selalu ada ribuan jenis bungan sepanjang tahun), kota ribuan pinus atau kota kabut. Meskipun dipanggil apa, kota Da Lat juga adalah objek wisata yang impresif dalam hati wisatawan yang sudah kesini.

Comments are closed.