Saigon – Kota Teraktif Di Vietnam

Posted by & filed under Vietnam Travel Guide.

Kota Saigon (atau kota Ho Chi Minh) terletak di Vietnam Selatan, luasannya 2,095 kilomet persegi dengan jumlah penduduk 7,981,900 orang (tahun 2014), adalah kota ada kepadatan penduduk terbesar di Vietnam. Saigon adalah nama lama dari waktu dijajah oleh orang Perancis. Setelah itu, nama kota diganti menjadi kota Ho Chi Minh pada tahun 1976 (setelah Vietnam bersatu pada tahun 1975), sebuah nama yang diambil untuk mengenang pemimpin bangsa Vietnam, presiden Vietnam yang pertama, Ho Chi Minh. Meskipun telah diganti menjadi Ho Chi Minh City, orang Vietnam masih tetap panggil nama Saigon sebagai kebiasaan. Bandar udara kotanya tetap menggunakan kode “SGN” yang berarti Saigon, Meski nama bandaranya telah berganti menjadi Tan Son Nhat International Airport.

Saat ini, Saigon diakui adalah pusat ekonomi, kebudayaan, politik, pendidikan yang terbesar dan paling penting di Vietnam walaupun bukan Ibu Kota. Kepada wisatawan asing, Saigon adalah tempat wisata tidak bisa abaikan ketika ke negera ini. Menikmati kopi Vietnam di warung-warung di pinggir jalan, mencoba street food pada malam, shopping di pasar Ben Thanh…adalah aktivitas-aktivitas yang populer waktu ke sini. Tampaknya sangat sederhana, tapi wisatawan akan bisa merasa menarik yang sangat unik yang tidak bisa cari di kota lain.

Pertama adalah kuliner di sini. Saigon ada sangat banyak warung makanan dibuka dalam gang-gang kecil tapi sangat ramai dengan orang makan. Anda bisa mudah lihat warung nasi, bihun, bubur, soup manis… di gang apa saja. Di jalan lain, Anda juga bisa cari warung jual banyak makanan laut yang sudah dimasak seperti udang, cumi-cumi, kerang…dengan harga sangat murah hanya sekitar USD1/piring. Banyak jenis kue seperti banh mi (roti Vietnam), banh da lon, banh su, banh xeo, banh beo, banh bot loc…juga bisa dilihat di jalan apa saja. Keragaman makanan dan rasanya sangat variasi sudah menarik ratusan wisatawan ke kota ini setiap hari. “Makan dimana juga merasa enak” – ini salah satu komentar oleh wisatawan asing ke sini.

Cuaca di Saigon hampir sama cuaca di Jakarta: selalu panas dengan suhu sekitar 25-30. Jadi pada hari, mayoritas orang di jalan akan sering menutup badannya dengan topi, masker, jaket… waktu mengendarai motor. Kuantitas motor di Saigon sangat banyak, dihitung adalah kota yang paling banyak motor di dunia, ini juga menjadi kendaraan umum bagi warga. Lalu lintas yang sangat semrawut. Jalan-jalan dikuasai oleh ribuan sepeda motor. Mobil dan kendaraan roda empat tidak terlalu banyak jumlahnya dibandingkan sepeda motor. Ini juga hal yang khas di kota ini, kota selalu aktif. Kalau Anda mau menyeberang jalan, seharusnya tunggu lampu merah. Dimanapun kamu akan melintas, berjalanlah pelan-pelan. Jangan menunggu hingga motor terlihat lebih sedikit. Karena kamu hampir tidak pernah menemui jalan sepi. Kalau sudah pernah ada kesempatan ke Saigon, seharusnya satu kali coba duduk di warung yang pinggir jalan, menikmati street food dan kopi Vietnam pada malam, melihat ratusan motor melewati, melihat kehidupan yang buru-buru dan berisik punya orang lokal.

Penduduk Saigon semakin lama semakin banyak. Orang lokal dari semua kawasan lain di Vietnam sepertinya sudah dan sedang bergerak ke kota ini untuk belajar dan kerja. Alasannya kita bisa lihat beragam dalam kebudayaan orang di sini. Bisa ketemu orang yang ada suara dari kawasan Vietnam Utara, dari Vietnam Tengah, dari Vietnam Tenggara…Tapi meraka ada karakteristik sama adalah sangat ramah dan senang.

Saigon, ini metropolis yang sedang bertumbuh dan menyenangkan, tempat tradisi dan modernitas bertemu. Kota ini digerakkan oleh bisnis dan berkembang pesat. Namun sesibuk apa pun kota ini, penduduknya tahu persis cara bersantai, biasanya sambil menikmati es kopi atau koktail. Di district 1, pencakar langit menjulang di atas museum-museum Prancis tua sementara rombongan motor berderu menyusuri ruas jalan. Dari restoran mewah hingga outlet siap saji dan gerobak kakilima di Ben Thanh Market, pilihan bersantap kota ini semeriah kehidupan malamnya. Omong-omong soal itu, begitu matahari terbenam dan lampu neon menyala, Ho Chi Minh City menjawab seluruh kebutuhan Anda untuk menikmati malam di kota, mulai dari tempat minum bir sederhana hingga bar koktail mewah dan kelab malam yang mengentak. Begitu banyaknya pilihan, mungkin Anda baru akan tertidur saat matahari terbit. Ini tidak terjadi di tempat lain di Vietnam. Benar kota teraktif di Vietnam.

Comments are closed.