Sapa – Keindahan Kota Gunung Di Vietnam Barat

Posted by & filed under Vietnam Travel Guide.

Sapa adalah kota kecil di Provinsi Lao Cai, Vietnam Barat. Berada di ketinggian 1.500 meter dari permukaan laut, Sapa terkenal dengan panorama deretan pegunungan, sawah, sungai, air terjun dan tentunya udara yang dingin. Membuatnya menjadi tujuan trekking. Tak hanya itu, kekayaan budaya dan keberadaan suku-suku pedalaman juga menjadi daya tarik lain Sapa.

Dari Ha Noi ke Sa Pa sekitar 320km (makan waktu 5-6 jam dengan mobil atau 7 jam dengan kereta api malam). Bulan apa seharusnya wisata ke Sa Pa?

  • Bulan Mei: waktu ini penduduk setempatnya sedang menanam padi di sawah yang di bukit-bukit. Ini juga musim banyak jenis bunga. Cuacanya sejuk, stabil, hari-hari kering dan malam dingin. Orang di sini hanya menanam padi satu kali setiap tahun.
  • Bulan September hingga awal bulan October: ini musim paling indah di Sapa karena padinya sudah matang dan berwana kuning dimana-mana. Di bahwa matahari, warna kuningnya indah bagai gambar. Bulan-bulan ini, udaranya sudah agak dingin. Kabut sudah ada lebih banyak. Keindahan sawah padi bertingkat yang dikelilingi gunung-gunung adalah titik yang khusus di sini.
  • Bulan November hingga January: ini sudah masuk musim dingin, suhu turun 10 derajat celcius. Ada waktu 2 – 5 derajat celcius, kadang-kadang turun 0 derajat celcius. Jadi di Sapa period ini kadang-kadang ada salju. Warna putih dari salju dan udara dingin begitu menarik jutaan wisatawan ke sini setiap tahun.
  • Bulan Februari (setelah hari raya Imlek): ini musim bunga sakura. Ratusan pohon sakura mekar di bukit-bukit mempesona jiwa orang yang siapa wisata di sini.

Kota Sa Pa juga dipilih oleh banyak couple sebagai tempat Honey Moon karena udaranya sejuk, pamandangannya damai dan sangat romantic. Satu tempat yang tidak bisa lupa ketika ke Sapa adalah gunung Fansipan (jaraknya 9km dari pusat kota Sa Pa). Fansipan diakui adalah “Atap Indochina” dengan ketinggian 3,143 meter. Ada 2 cara ke atas gunung ini:

fansipan summit highest mountain peak of indochina sapa lao cai province northern of vietnam

+ Yang pertama naik kereta gantung yang diakui oleh Guinness: Kereta gantung tiga tali yang ada penyimpangan paling banyak di dunia antara stasiun keberangkatan dan stasiun kedatangan (1,410m) dan kereta gantung tiga tali yang paling panjang di dunia (6,292.5m). Kita hanya makan waktu sekitar 15-20 menit kalau naik kereta gantung ini. Harga tiketnya sekitar USD32 per orang (pulang – pergi).

+ Yang kedua adalah mendaki gunung (trekking). Dengan ketinggian dan kesulitan gunung ini, kita akan makan waktu sekitar 6-7 hari baru bisa sampai puncaknya. Bisa mendaki sendiri atau ikut tour oleh beberapa perusahaan wisata dengan bimbingan oleh penduduk di sini. Apa pun persyaratan Anda harus ada kesehatan yang bagus karena pendakian gunung ini cukup berbahaya.

Selain gunung Fansipan, ada gunung lain lebih rendah: gunung Ham Rong. Gunung ini dalam kota Sa Pa, hanya 3km dari pusat kota sudah sampai. Berdiri di puncak gunung ini, kita bisa lihat panorama kota Sapa, lembah Muong Hoa, desa Ta Phin yang tersembunyi dalam kabut dan awan. Wisatawan ke sini sepertinya sedang tersesat di tempat gaib dengan harmoni bunga-bunga berwarna-warni, kicau burung-burung, pohon hijau dan awan putih di mana-mana.

Dengan medan gunung, kawasan ini juga ada banyak air terjun: Silver waterfall, Love waterfall, Ta Lam waterfall, Na Pao waterfall, Cat Cat waterfall…Khususnya pada musim hujan, air terjun – air terjun ini indah sebagai mimpian, lembut sebagai rambut wanita. Setelah hujan, kadang-kadang juga bisa lihat pelangi berwarna-warni.

Beautiful scenics landscape of Silver waterfall in Sapa, Vietnam. Here is one of the most beautiful waterfalls in Vietnam.

Kalau sudah ke Sapa, seharunya singgah beberapa kampung di sini untuk bisa tahu kehidupan dan kebudayaan orang disini bagaimana. Penduduk di sini mayoritas etnik-etnik minoritas: desa Ta Van punya etnik Mong, etnik Giay, etnik Tay, etnik Dao Do…, desa Y Linh Ho dan desa Lao Chai punya etnik Black H’mong, desa Ho punya etnik Xa Pho…Mereka jarang sekali didedahkan oleh media massa. Jika anda mahu melihat kehidupan etnik-etnik di Sapa, Anda perlu mengikuti trekking masuk kampung mereka yang dimana anda perlu mendaki selama lima jam untuk sampai. Cuaca sejuk dan nyaman jadi lima jam tu taklah terlalu penat. Sambil mendaki, korang akan nikmati keindahan gunung-ganang dan sawah padi bukit yang sangat cantik. Sepanjang laluan mendaki ini juga, korang boleh nampak golongan etnik ini bekerja, sekolah dan melakukan aktiviti harian mereka dengan lebih dekat. Kehidupan mereka dengan bergantung pada industri pertanian dan kraftangan. Di kampung-kampung ini, Anda boleh sewa pakaian tradisional mereka dan bergambar kenangan berlatarbelakangkan pemandangan indah. Setiap etnik ada kebudayaan dan tradisional berbeda, tapi semuanya sangat baik dan ramah.

Jika anda memilih Sapa untuk destinasi percutian seterusnya, pastikan anda sediakan pakaian yang sesuai kerana suhu boleh mencecah 3 darjah Celsius. Gunakan kasut yang sesuai kerana permukaan kampung di sana berbatu dan berbukit. Jadi, penting untuk Anda mementingkan keselesaan dan keselamatan diri. Sapa bisa memasokan kebutuhan Anda: pemandangan indah, udara sejuk, daratan dengan kebudayaan beragam.

 

Comments are closed.